Archive

Posts Tagged ‘Mikrokontroler’

Interfacing – ADC 0804 dengan Mikrokontroller (bag.1)

November 13, 2010 5 komentar

Judul nya sudah basi….mudah-mudahan  ilmunya bermanfaat….

Dalam kehidupan sehari-hari , apa pun yang berhubungan seperti suara, tekanan, tegangan atau kuantitas terukur, biasanya dalam bentuk analog, Jadi bagaimana jika kita ingin salah satu antarmuka sensor analog dengan kontroler digital ? Harus ada sesuatu yang menerjemahkan input analog ke output digital yaitu rangkaian Analog to digital converter. Biasanya kita menyebutnya ADC (analog ke digital). Sebelum belajar bagaimana sebuah antarmuka ADC dengan controller pertama-tama kita melihat metode dasar konversi analog ke digital.

Dibawah ini contoh dari  metode konversi analog-ke-digital. Prinsip dasar operasi adalah dengan menggunakan prinsip komparator untuk menentukan apakah atau tidak untuk mengaktifkan data dari output bilangan biner.  ADC menggunakan konverter digital-ke-analog (DAC) untuk menentukan salah satu masukan untuk komparator, perhatikan gambar 1

gambar 1.1

Konversi dari analog ke bentuk digital secara inheren melibatkan tindakan pembanding dimana nilai dari tegangan analog di beberapa titik di waktu dibandingkan dengan standar tertentu. Sebuah cara yang umum untuk melakukannya adalah dengan menerapkan tegangan analog ke salah satu terminal pembanding dan memicu counter biner memanfaatkan driver DAC. Output dari DAC diterapkan ke terminal lain dari komparator. Karena output dari DAC semakin meningkat dengan counter, maka akan memicu komparator pada titik tertentu ketika tegangan yang melebihi input analog. Transisi dari komparator menghentikan counter biner, yang pada titik yang memegang nilai digital yang sesuai dengan tegangan analog.

gambar 2

Digambarkan adalah flash 3-bit ADC dengan resolusi 1 volt . Resistor Pack dan pembanding(komparator) memberikan masukan untuk rangkaian logika kombinasional, sehingga waktu konversi hanya delay propagasi melalui jaringan – tidak dibatasi oleh laju waktu atau beberapa urutan konvergensi. Ini adalah jenis ADC tercepat yang tersedia, tetapi membutuhkan pembanding untuk setiap nilai output (63 untuk 6-bit, 255 untuk 8-bit, dll) ADCs tersebut tersedia dalam bentuk IC sampai dengan 8-bit dan 10 bit flash ADCs (1023 pembanding) . Logika encoder mengeksekusi sebuah tabel kebenaran untuk mengkonversi tangga input ke output bilangan biner.

perhatikan gambar 3  dibawah ini

gambar 3

Langsung ke TKP => ADC0804 pin konfiguration

gambar 4

gambar 5

Diagram waktu di atas dari datasheet ADC0804. Diagram pertama (Gambar 5) menunjukkan bagaimana memulai konversi.

1. Membuat chip pilih (CS) sinyal Low.
2. Membuat write (WR) sinyal Low.
3. Membuat chip pilih (CS) High.
4. Tunggu intr pin untuk pergi (berakhir berarti konversi) Low.

Setelah konversi dilakukan di ADC, data tersedia dalam output kait dari ADC. Lihat gambar 5 yang menunjukkan diagram waktu cara membaca nilai yang dikonversi dari output kait dari ADC. Data konversi baru hanya tersedia untuk membaca setelah dibuat intr pin ADC0804 rendah atau mengatakan kapan konversi selesai. Di bawah ini adalah stepts untuk membaca output dari ADC0804 tersebut.

1. Membuat chip pilih (CS) pin Low.
2. Membuat read (RD) sinyal Low.
3. Membaca data dari port mana ADC tersambung.
4. Membuat read (RD) sinyal High.
5. Membuat chip pilih (CS) High.

dibawah ini contoh program interfacing ADC dengan mikrokontroller AT89S51 atau sejenisnya…

saya gunakan compiler ASM51 ,dan IC mikrokontroller AT89S51- untuk programnya harap disesuaikan dengan Rangkaian (hardware ) yang anda buat…JANGAN ASAL KOPAS…!!!!

$mod51   ;saya gunakan compiler ASM51 kalo anda pake yg lain harap disesuaikan header nya

org 0h

ADC_CS    bit    P2.7
ADC_RD    bit    P2.6
ADC_WR    bit    P2.5
ADC_INT    bit    P2.4
;
org    0h
next_sampling:
clr    ADC_CS    ; aktifkan ADC0804
clr    ADC_WR    ; start of conversion
setb    ADC_WR
not_EOC:
jb    ADC_INT,not_EOC
delay:    djnz    R2,$
djnz    R3,delay
clr    ADC_RD    ; Baca Data melalui P3
djnz    R3,$
mov    A,P3    ;salin data ke P3
setb    ADC_RD
setb    ADC_CS
cpl    A
mov    P1,A
sjmp    next_sampling
end

Masih ERROR…!! atau bingung…??? kirimkan komentar….mari diskusikan……!!

tutorial ini diambil dari web… http://laros-edu.net

Bersambung…..ke tutorial berikutnya…..

Komunikasi Serial Mikrokontroler Dengan PC

Agustus 11, 2008 4 komentar

Maaf pembaca saya tidak memberikan materi yg sifatnya dasar banget, co’s mungkin anda lebih ngerti dari pada saya.. hi hih ih i…..File ini saya tulis sendiri saat ada temen dari Bandung minta tutorial komunikasi serial, dia pernah baca buku terbitan XXXX , namun belum jg paham…. trus dia minta di KIRIMIN contoh tutorial tentang “serial communication PC with Microcontroller” yach saya coba ketik tulisan beberapa  halaman…dan Alhamdulillah dia paham…..

mungkin tulisan saya ini sederhana dan mohon dikoreksi kalo ada salah/ keliru co’s saya masih belajar….silahkan klik link dibawah ini …

komunikasi-serial-mikrokontroler-dengan-pc

Tutorial Dasar Mikrokontroler Part 1

Mei 10, 2008 27 komentar

PERCOBAAN 1

Menyalakan LED

TUJUAN:

1. Peserta memahami rangkaian mikrokontroler untuk menghidupkan dan mematikan LED.

2. Peserta dapat memahami program assembly untuk menghidupkan dan mematikan LED.

3. Peserta memahami beberapa instruksi assembly dasar, MOV, Setb, Clr, RL dan RR.

4. Peserta memahami pembuatan instruksi waktu tunda

Gambar 1.1 Rangkaian Display LED

Perhatikan pada gambar 1.1 tersebut. Delapan buah LED terhubung ke port 1, yang difungsikan sebagai output. Pada konfigurasi tersebut LED akan nyala bila diberi logika LOW ‘0’ melalui port 1, dan LED akan padam bila diberi logika HIGH ‘1’ melalui port 1. Agar Display LED ini dapat aktiv maka jumper EN LED harus dihubungkan singkat.

Percobaan 1.1. Instruksi MOV

Pada percobaan 1.1 ini LED akan dihidupkan atau dimatikan dengan mengirimkan data tertentu pada port 1.

Untuk melakukan percobaan ini lakukan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Hubungkan jumper pada LED_EN, untuk mengaktifkan 8 buah LED

2. Hubungkan modul Laros Elector dengan power supply +5V

3. Hubungkan modul Laros Elector dengan rangkaian programmer

4. Buka Program ASM51 atau program Read51 for MCS-51, sebagai editor dan compiler program

Org 0h

Start: Mov P1,#00000000b; Menghidupkan 8 buah LED

End

6. Simpanlah program yang anda ketik dan beri nama : prog11a.asm

7. Pada PROGRAM READ51 tersebut pilih Build /F9 atau untuk melakukan kompilasi program dari *.asm ke *.hex.

8. Lakukan pemrograman mikrokontroler dengan menggunakan Program ATMEL ISP( Lihat Petunjuk Penggunaan)

9. Lakukan pengamatan pada LED

10. Gantilah data tersebut diatas dengan data seperti pada tabel berikut dan lakukan pencatatan LED mana yang padam.