Archive

Archive for the ‘Matematika’ Category

Tutorial Mikrokontroller Part 1 (latihan 3)

April 22, 2011 4 komentar

Mudah-mudahan pengunjung mau mencoba  tutorial yang saya tulis ini,sederhana dan mungkin sudah usang….

saya menggunakan compiler bahasa C- SDCC dan ASM51 untuk compiler Assembler…..Langsung ke TKP ….

tema latihan 3 adalah : Nyala Led Kanan Kiri (dengan Bahasa C dan assembler)

#include <at89x51.h>

void time (void)  //fungsi tunda waktu
{
unsigned int i;

for(i=0; i<0xffff;i++);

}

void main()
{
unsigned char a,rotate;

while(1)
{
a = 0x01;
P1=~a;     //inverst bit
time();   //panggil tunda waktu
for(rotate=1;rotate<8;rotate++)        //Right Rotate
{
a = a*2; //nilai a dikalikan 2 ayoo brapa……

/* penjelasannya :  0000 0001 = 1×2=2 , jadi 0000 0010 x 2 = 4(desimal) 0000 0100 (biner)….dst…hingga mentok …..
P1 = ~a;  //nilai a disalin ke P1
time();  //panggil tunda waktu
}

a = 0x80;
P1=~a;
time();
for(rotate=1;rotate<8;rotate++)        //Right Rotate
{
a = a/2;
P1 = ~a;
time();
}
}

}

Bila pengujung suka dengan Bahasa Asembler ini,…silahkan dicoba…yach jangan lupa header filenya…
; Lampu menyala pingpong kiri ke kanan, kanan ke kiri di port 1
;
;———————————————————————————
$mod51

Org        0h
;
MOV   A, #0FEh        ; simpan data 11111110B ke akumulator (P1.0 menyala
; duluan)
MULAI:
MOV   P1,A        ; kirim data ke Port 1
ACALL DELAY         ; tunda sebentar
RL    A            ; putar isi akumulator ke kiri 1 bit
CJNE  A,#7FH,MULAI    ; apakah A=01111111B ? Tidak, ulangi lagi!
MULAI1:                ; Ya, lanjutkan ke proses berikut…
MOV   P1,A        ; kirim data ke Port 1
ACALL DELAY        ; tunda sebentar
RR    A            ; putar isi akumulator ke kanan 1 bit
CJNE  A,#0FEh,MULAI1    ; apakah A=11111110B ? Tidak, ulangi lagi!
SJMP  MULAI        ; Ya, ulangi lagi dari paling awal…
;
;-subrutin DELAY——————————————————————
;
; subrutin ini hanya sekedar melakukan penundaan sesaat dengan cara
; mengulangi proses (pengurangan isi register) hingga dicapai suatu
; kondisi tertentu
;
;———————————————————————————
Delay:    Mov    R0,#0        ; Isi Register R0 dengan 0 (256x ulang)
Delay1: Mov    R1,#0        ; Isi Register R1 dengan 0 (256x ulang)
Djnz       R1,$
Djnz    R0,Delay1
Ret
End

Belajar SEMPOA

Desember 2, 2010 1 komentar

Alat bantu dalam pendidikan mental aritmatik adalah sebuah alat yang disebut SEMPOA (bahasa bakunya :SWIPOA) atau ABAKUS.
Alat hitung ini pertama kali ditemukan dalam sejarah Babilonia kuno dalam bentuk sebilah papan yang diatasnya ditaburi pasir sehingga orang bisa menulis atau menghitung. Itu sebabnya alat tersebut dinamai abakus yang berasal dari bahasa Yunani ABACOS, yang artinya menghapus debu.
Bangsa Cina mengembangkan abakus ini menjadi 2 bagian. Pada jeruji atas dimasukkan 2 manik-manik dan 5 manik-manik pada jeruji bawah. Model/bentuk inilah yang membuat abakus/sempoa menjadi amat populer.


Pada abad ke 16, abakus dibawa masuk ke Jepang oleh para pedagang dan bhiksu-bhiksu Buddha dari Cina. Dan bangsa Jepang akhirnya mempunyai ide untuk mengurangi jumlah manik-maniknya menjadi satu pada jeruji atas dan empat pada jeruji bawah. Metoda ini amat praktis sehingga membuat anak-anak Jepang amat menyukai aritmatika. Hal inilah yang membuat Jepang begitu cepat bangkit dari puing-puing kekalahannya pada Perang Dunia II. Dengan generasi muda yang menyukai bidang-bidang eksakta, masuknya Amerika yang membawa teknologi Barat membuat orang Jepang dengan mudahnya mampu meniru, memodifikasi dan bahkan kini telah melampauinya.
Fenomena ini tidak luput dari perhatian negara-negara tetangganya. Setelah perang Korea yang menyengsarakan pada dekade 50 an, bangsa Korea (Korea Selatan) secara intensif mendidik genarasi mudanya dengan aritmatika model Jepang sehingga pada dekade 60 an mereka sudah bisa menyejajarkan diri dengan negara-negara maju lainnya.
Negara-negara Taiwan yang sudah terbiasa dengan sempoa model Cina, tidak ketinggalan merubah sistem belajarnya dengan metode Jepang. Dan kini Taiwan juga menikmati kemakmuran berkat industrinya yang berbasis hi-tech.
Metoda Berhitung
Metoda berhitung sama halnya dengan belajar matematika dasar, yakni dengan belajar menambah (+) mengurangi (-) mengalikan (x) dan membagi (:) memakai alat SEMPOA.
Pada tahap awal, anak-anak diajarkan menguasai sempoa sampai mahir lalu ketrampilan tangan itu dipindahkan ke dalam alam imajinasinya sampai akhirnya anak-anak tidak memerlukan sempoa lagi.
Usia Ideal Belajar
Usia ideal belajar anak dimulai pada saat si anak memasuki usia sekolah di TK-A, TK-B, Sekolah Dasar (SD) dan paling tinggi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini bertitik tolak pada teori bahwa perkembangan daya pikir anak yang dimulai pada usia 0 sampai 15 tahun memiliki tingkat pertumbuhan yang pesat.
Manfaat Belajar Aritmatika
Melalui belajar mental aritmatika seorang anak akan memperoleh banyak manfaat diantaranya :
1. Meningkatkan kemampuan berhitung lebih cepat diatas rata-rata anak
2. Kemampuan mencongak lebih cepat dan tepat
3. Menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan kanan serta mengoptimalkannya untuk mencapai tingkat berfikir yang analisis dan logika berfikir yang benar
4. Terlatihnya daya fikir dan konsentrasi, membantu anak untuk menguasi mata pelajaran yang lainnya.
5. Menumbuhkembangkan imajinasi sehingga kreatifitas anak berkembang.
6. Membiasakan diri dengan angka-angka, membuat anak tidak lagi alergi pada pelajaran eksakta. (dikutip dari berbagai sumber)

Nah sekarang gimana Mengoperasikan Sempoa….(Dasar 1)

1. Sempoa memiliki 2 Rak, rak Atas dan Bawah. Untuk rak atas diisi 2 butir manik-manik yang masing-masing mewakili nilai 5 ( lima )

2. Rak bawah mewakili satuan masing-masing manik adalah 1 ( satu )

3.  Menghitung angka 3 8,      bagaimana angka 5 (lima )..?

atau    

4. Angka 10

atau